Plants live
and grow depending on their habitat. Some plants live in places where they
can’t get enough nutrition from the soil. Instead of dying, there are several
plants that develop unique ability to catch insect so they can fulfill their
needs. Amongst them, there are…
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Selasa
Kamis
Ilmuwan Temukan Cara Agar Tikus Jantan Bisa Beranak
Ilmuwan AS telah menggunakan teknologi stem cell untuk "membuat" anak tikus dari dua tikus jantan, sebuah peningkatan yang mereka katakan suatu saat bisa membantu menolong hewan-hewan yang terancam punah dan bahkan bisa membantu pasangan sejenis agar bisa memiliki anak hasil genetika mereka sendiri.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Biology of Reproduction, para ilmuwan di Texas bisa memanipulasi sel dari janin tikus jantan (XY) untuk menghasilkan sebuah garis sel indiced Pluripotent Stem (iPS). Demikian seperti yang dikutip dari AFP.
Sel iPS adalah sel dewasa yang telah mengalami beberapa pemprograman ulang genetika yang ditujukan untuk memasukkan sebuah stem cell embrionik. Beberapa sel yang tumbuh dari garis sel ini secara spontan bisa kehilangan kromosom Y mereka, merubahnya menjadi sel XO.
Sel-sel XO tersebut dimasukkan ke dalam embrio dari donor tikus betina dan ditransplantasikan menjadi pengganti ibu tikus yang melahirkan bayi dengan satu kromosom X dari tikus jantan yang asli.
Bayi-bayi tikus tersebut nantinya akan tumbuh dan dipasangkan dengan tikus jantan muda yang normal. Keturunan mereka nantinya, jantan atau betina, sama-sama menunjukkan kontribusi genetika dari dua ayah mereka.
Bayi-bayi tikus tersebut nantinya akan tumbuh dan dipasangkan dengan tikus jantan muda yang normal. Keturunan mereka nantinya, jantan atau betina, sama-sama menunjukkan kontribusi genetika dari dua ayah mereka.
"Mungkin saja untuk menghasilkan sperma dari seekor donor betina dan memproduksi keturunan jantan dan betina dengan dua ibu," ujar para Ilmuwan. Penelitian ini dipimpin oleh Richard R.
Berhringer di MD Anderson Cancer Center. Bagaimanapun, penelitian tersebut mendapat peringatan karena kemampuannya untuk menerapkannya pada manusia.
Berhringer di MD Anderson Cancer Center. Bagaimanapun, penelitian tersebut mendapat peringatan karena kemampuannya untuk menerapkannya pada manusia.
"Generation dari sel iPS manusia masih membutuhkan perbaikan signifikan terlebih dahulu jika ingin digunakan untuk tujuan pengobatan," tulis penelitian tersebut di jurnal Biology of Reproduction.
sumber
Bakteri Pemakan Arsenik Dapat Menunjukkan Kehidupan di Luar Bumi
Arsenik dikenal sebagai zat beracun bagi hampir semua bentuk kehidupan. Namun sejenis organisme yang ditemukan hidup dalam lumpur di Danau Mono di California ternyata menggantungkan hidupnya dengan mencerna zat kimia mematikan itu.
strain GFAJ-1
Penemuan bakteri tersebut membangkitkan harapan bahwa organisme seperti itu dapat hidup di lingkungan yang jauh lebih berbahaya, jauh dari Bumi.
Temuan yang diumumkan oleh ilmuwan di NASA-Ames dan Badan Survei Geologi Amerika (USGS) di Menlo Park akhir pekan lalu itu mendeskripsikan bagaimana bakteri tersebut mulai menyimpang dari metabolisme normal, bergeser dari unsur fosfor ke arsenik yang populer sebagai racun tikus, dan tumbuh berkembang biak.
"Ini adalah mikroba yang memecahkan problem bagaimana hidup dalam cara yang berbeda," kata Felisa Wolfe-Simon dari Palo Alto, ahli astrobiologi muda NASA di USGS, yang memimpin riset itu.
Penemuan bakteri aneh itu adalah dorongan besar bagi pencarian organisme extraterrestrial. Riset ini membuktikan adanya organisme "bayangan" yang mampu hidup dalam lingkungan ekstrem yang sebelumnya dianggap tak dapat dihuni makhluk hidup.
Keberadaan bakteri ini menimbulkan pertanyaan, apakah ada mikroba lain yang sanggup melakukan hal itu? Dapatkah makhluk semacam itu berkembang menjadi organisme cerdas di tempat lain?
Sebelumnya, para ilmuwan beranggapan bahwa zat fosfor adalah satu dari enam komponen esensial bagi kelangsungan hidup semua makhluk hidup. Dengan logika itu, semua planet tanpa unsur tersebut tak dapat mendukung adanya kehidupan.
"Penemuan ini telah membobol pintu itu dan mengungkap bahwa apa yang kami pikir itu ternyata salah," kata Wolfe-Simon.
source
Jumat
Beberapa Tips agar Anda Selamat dari Badai Matahari
Ilmuwan NASA telah memperingatkan fenomena badai matahari yang mengakibatkan perubahan cuaca luar angkasa ini dapat berdampak bagi bumi.
"Kita tahu bahwa ini akan segera datang namun kita tidak tahu seberapa buruk hal tersebut berlangsung," ujar Dr Richard Fisher, direktur divisi Heliophysics dari NASA, kepada Daily Telegraph.
Meskipun pihak berwenang mengatahui kejadian ini semakin dekat, namun tidak dapat ditebak seberapa serius masalah tersebut. Berikut tips untuk menjaga diri dan keluarga selama badai geomagnetis yang dikutip dari Wired.
"Kita tahu bahwa ini akan segera datang namun kita tidak tahu seberapa buruk hal tersebut berlangsung," ujar Dr Richard Fisher, direktur divisi Heliophysics dari NASA, kepada Daily Telegraph.
Meskipun pihak berwenang mengatahui kejadian ini semakin dekat, namun tidak dapat ditebak seberapa serius masalah tersebut. Berikut tips untuk menjaga diri dan keluarga selama badai geomagnetis yang dikutip dari Wired.
1. Beli sangkar Faraday
Sangkar Faraday (Faraday cage) adalah sebuah lampiran materi yang menghalangi bidang listrik statis eksternal. Jika konduktor cukup tebal namun lubang lebih kecil dibandingkan panjang gelombang radiasi elektromagnetik yang masuk, maka radiasi tidak akan mampu melewatinya.
Bentuk sangkar itu menjadi alasan mengapa telepon tidak bekerja di dalam beberapa bangunan dan lift, mengapa gelombang mikro tidak melukai, dan mengapa satu potongan timah di kantung atau tas dapat terdeteksi RFID.
2. Simpan uang Anda di bawah kasur
Sebagian besar bank modern dijalankan dengan sistem elektronik. Uang Anda sebenarnya dicatat di datatabe komputer dan berlokasi di berbagai wilayah. Jika bencana hanya terbatas pada area tertentu, maka tidak menyebabkan banyak masalah.
Namun, kebijakan tersebut tidak dapat dilakukan jika berlangsung secara global. Jika database terganggu karena percikan magnetis matahari, maka begitu pula dengan uang Anda. Maka lebih aman untuk menyimpan uang Anda untuk sementara, bukan di database.
3. Miliki generator
Medan Daya di Eropa Utara, khususnya Inggris sebenarnya cukup rentan. Gelombang magnetis dengan mudah dapat mengalahkan listrik yang dibangun di seluruh dunia.Badai 1989, diperkirakan kurang kuat dibandingkan peristiwa yang akan terjadi nanti, dan diperkirakan akan merusak jaringan listrik Hydro-Quebec sehingga menyebabkan satelit lepas kendali dan menghentikan semua bentuk perdagangan di bursa Toronto.
4. Jangan berlibur
Pergi jauh dari rumah tanpa sumber energi lebih berisiko dibandingkan berada di rumah. Bagian dalam pesawat pada dasarnya adalah sebuah sangkar Faraday, tempat penyimpanan medan magnet yang akan menyebabkan kerusakan di dalam sistem navigasi pesawat. Oleh karena itu, sulit atau mustahil bagi pesawat untuk melakukan penerbangan.5. Jangan berpergian
Kerusakan benda elektronik akan terjadi kapanpun tanpa pemberitahuan, sehingga berisiko bila pergi ke suatu tempat dengan kendaraan saat lampu lalu lintas tidak dapat digunakan, ataupun lampu jalan tidak berfungsi.6. Perhatikan sekitar
Badai elektronik yang besar akan menciptakan aorora yang luar biasa. Dan ini tidak hanya terlihat di kutub. Selama badai 1989, aurora borealis juga terlihat di daerah selatan dan aurora yang terjadi pada 1859 dianggap paling spektakuler sepanjang sejarah.Sumber : Purydhink.co.cc
Sabtu
Wow, di Indonesia Masih Ada Spesies-spesies Hewan Purba Ini!
1. Buaya
Seperti telah kita ketahui bersama bahwa buaya merupakan salah satu hewan purba yang tersisa si bumi ini. Buaya merupakan hewan Karnivora yang dapat hidup di air dan daratan. Indonesia memiliki 7 spesies buaya dari total seluruh spesies buaya yang ada di Dunia.
Spesies buaya yang terdapat di Indonesia antara lain :
# Buaya muara (Crocodylus porosus) :

Buaya muara merupakan spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis-jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka, dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia menjadi habitat terfavorit bagi buaya muara selain Australia.
#Buaya irian (Crocodylus novaeguineae)

Buaya irian hanya terdapat di pulau Irian (Indonesia dan Papua Nugini). Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini menyerupai buaya muara hanya berukuran lebih kecil dan berwarna lebih hitam.
#Buaya mindoro (Crocodylus mindorensis)

Buaya mindoro semula termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya irian (Crocodylus novaeguineae) tapi kini buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan tenggara.
#Buaya kalimantan (Crocodylus raninus)

Buaya kalimantan mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan buaya muara. Lantaran itu buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli.
#Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis)

Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.
#Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae)

Buaya sahul sebenarnya sama atau masih dianggap satu jenis dengan buaya irian. Namun oleh beberapa ahli taksonomi buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk menjadi spesies tersendiri.
#Buaya senyulong (Tomistoma schlegelii)

Buaya senyulong tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Yang membedakan buaya senyulong dengan jenis buaya lainnya adalah moncongnya yang relatif sempit.
2. Komodo

Komodo, atau yang biasa disebut gengan biawak komodo (Varanus komodoensis), merupakan kadal terbesar di dunia dengan panjang tubuh mencapai 2-3 meter dan berat mencapai 70-140 kg. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.
Komodo merupakan dinasaurus purba yang hanya hidup (endemik) di Indonesia saja, tepatnya di Taman Nasional Pulau Komodo. Walaupun begitu komodo juga dapat ditemukan di dua pulau lain disekitar pulau komodo yakni, pulau Rinca dan Pulau Padar.
Rahasia Kadal Komodo hingga dapat bertahan selama 40 juta tahun ialah karena ia memiliki sistem pertahanan hidup alami yang terdapat pada kuku serta air liurnya. Air liur komodo s angat mematikan karena mengandung 66 jenis bakteri mematikan. Rhasia lain mengapa komodo dapat bertahan selama ini ualah karean cara bereproduksi komodo sangat istemewa. Komodo dapat bertelur tanpa adanya pejantan (partenogenesis).
3.Coelacanth (Raja Ikan Laut Purba)

Ikan raja laut atau Coelacanth merupakan ikan purba yang banyak hidup pada 360 juta tahun yang lalu. Ikan raja laut yang dikenal sebagai Coelacanth kini hanya tersisa dua spesies yaitu Latimeria menadoensis (Indonesia Coelacanth) dan Latimeria chalumnae (Comoro Coelacanth). Sedangkan berbagai jenis lainnya, sekitar 120 spesies, dinyatakan telah punah dan hanya ditemukan fosilnya saja.
Coelacanth adalah jenis ikan berparu-paru yang dipercaya sebagian ahli sebagai nenek moyang tetrapoda, yaitu nenek moyang binatang yang hidup di darat termasuk manusia. Ikan raja laut atau Coelacanth mempunyai habitat di lautan dalam, 700 meter di bawah permukaan laut. Meski terkadang ikan purba ini bisa berada dikedalaman laut 200 meter.
Pada tahun 1998, seekor ikan raja laut tertangkap jaring nelayan di perairan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara. Ikan jenis ini sebenarnya sudah umum dikenal oleh nelayan setempat namun belum terdiskripsikan hingga seorang peneliti Amerika yang tinggal di Manado, Mark Erdmann dan beberapa temannya termasuk ilmuan LIPI mempublikasikannya dan belakangan ikan raja laut ini disebut sebagai spesies baru, Latimeria menadoensis ( Coelacanth Sulawesi).
Antara ikan raja laut spesies Latimeria chalumnae (Coelacanth Komoro) dan Latimeria menadoensis (Coelacanth Sulawesi) mempunyai ciri-ciri yang serupa. Ekor ikan purba ini berbentuk seperti kipas dengan mata yang besar dan sisik yang terlihat tidak sempurna (seperti batu). Panjangnya mencapai 2 meter dengan berat mencapai 80-100 kg. Perbedaannya terdapat pada warna kulit Latimeria menadoensis yang berwarna coklat sedangkan Latimeria chalumnae berwarna biru baja.
4. Arwana

Menurut kelompok kuno Osteoglossids, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Saat ini, mereka bisa ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia
Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis, arowana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap dalam penerbangan pertengahan (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 ‘6 “) ke udara) .
Di Cina, arowana terkenal sebagai “Ikan Naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap Pembawa keberuntungan/Nasib Baik (good fortune).
http://www.purydhink.co.cc/2010/11/wow-di-indonesia-masih-ada-spesies.html
Senin
10 Kesalahan Sains yang Didapat Di Sekolah
1. Water IS blue, not just because of the sky (Air bewarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)

Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru “Hanya” karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.
Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.
2. Electricity does NOT travel at the speed of light (Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)

Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.
3. Seasons are NOT the same length (Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)
Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.
4. You WON’T get a cold just from low temperature (Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)

Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.
5. Saturn is NOT the only planet with rings (Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)

Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.
6. Meteors are NOT hot when they land on Earth (Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)
Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.
7. Clouds do NOT form because of the air’s temperature (Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)
Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin “menampung” lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.
8. People DID know earth was not flat before Columbus (Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)
Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.
9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space (Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)
Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.
Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.
10. There is NO “dark side” of the Moon (Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)
Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu “siang” di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu “malam” dan “waktu siang” untuk bagian yang menghadap bumi.
source

Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru “Hanya” karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.
Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.
2. Electricity does NOT travel at the speed of light (Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)

Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.
3. Seasons are NOT the same length (Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)
Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.4. You WON’T get a cold just from low temperature (Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)

Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.
5. Saturn is NOT the only planet with rings (Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)

Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.
6. Meteors are NOT hot when they land on Earth (Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)
Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.
7. Clouds do NOT form because of the air’s temperature (Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)

Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin “menampung” lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.
8. People DID know earth was not flat before Columbus (Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)

Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.
9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space (Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)

Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.
Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.
10. There is NO “dark side” of the Moon (Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)
Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu “siang” di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu “malam” dan “waktu siang” untuk bagian yang menghadap bumi.
source
Minggu
8 Kasus Ternama Penipuan Sains
Ternyata tak selamanya ilmuwan itu menjadi "orang suci" di dunia ilmu pengetahuan atau sains, mereka tidak selamanya menjunjung tinggi metode ilmiah dalam mencari kebenaran sains. Berbagai kasus tipuan (hoax) dalam sains kerap muncul dari dulu hingga sekarang, di antaranya yang cukup menyita perhatian publik dipaparkan di bawah ini.
1. Manusia Piltdown


Pada tahun 1912 ketika Charles Dawson, seorang arkeolog amatir asal Inggris menemukan tulang kepala, gigi dan rahang di sebuah lubang penggalian di Piltdown, Sussex, Inggris.
Tengkorak Manusia Piltdown ini tampak seperti setengah manusia dan setengah kera. Dawson mengklaim telah menemukan rantai yang hilang (missing link) antara manusia dan kera. Dia menamai temuannya Eoanthropus Dawsoni.
40 tahun kemudian para ilmuwan lewat pengujian modern dapat membuktikan bahwa tengkorak temuan Dawson umurnya hanya beberapa ratus tahun, dan tulang rahangnya dari orang utan, sementara giginya dari gajah dan kuda nil.
2. Layang-layang Benjamin Franklin

Pada 19 Oktober 1752, Pennsylvania Gazette mempublikasikan gambaran singkat dari eksperimen yang baru saja dilakukan Benjamin Franklin. Menurut berita tersebut, Franklin telah menerbangkan sebuah layang-layang dalam badai petir, menyebabkan listrik merambat melaui benang dan memuati sebuah kunci yang terikat di bawahnya.
Eksperimen ini untuk menunjukkan bahwa petir adalah sebuah bentuk dari listrik. Layang-layang listrik Franklin menjadi eksperimen paling terkenal di abad ke-18, menjadikan Franklin tersohor di Eropa dan Amerika Serikat. Namun, beberapa ahli sejarah berpendapat, kemungkinan eksperimen tersebut tidak pernah terjadi.
Pasalnya, mereka kekurangan informasi yabg rinci mengenai eksperimen tersebut. Tidak diketahui secara pasti kapan eksperimen itu dilakukan. Franklin juga tak pernah menulis laporan resmi mengenai hal ini. Satu-satunya saksi mata adalah anak laki-lakinya, namun tak pernah mengungkapkan kejadian penting tersebut. Apalagi eksperimen semacam ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa berakibat fatal, Franklin sendiri mengetahui hal itu.
3. Raksasa dari Cardiff

Pada Oktober 1869, mayat membatu setinggi 10 kaki (3 meter) berhasil digali dari sebuah lahan pertanian di Cardiff, New York.
Raksasa Cardiff ini kemudian jadi berita besar, dikatakan sebagai penemuan geologis terbesar saat itu, banyak menarik perhatian dan dikunjungi warga Amerika Serikat. Mereka rela membayar 25 sen untuk menyaksikan manusia raksasa tersebut.
Namun pada awal thn 1870, terungkap bahwa penemuan itu hanyalah tipuan. Raksasa Cardiff adalah sebuah patung hasil kreasi George Hull, terbuat dari bongkahan gipsum yang dibentuk menyerupai manusia setinggi 10 kaki lalu dikubur di sebuah ladang di Cardiff dan kemudian direkayasa agar ”ditemukan” oleh seorang pekerja.
4. Putri Duyung dari Fiji

Juli 1842, seorang berkebangsaan Inggris, Dr. J. Griffin, anggota British Lyceum of Natural History, tiba di Kota New York dan membawa seekor ikan duyung bersamanya. Ikan dutung itu diduga terdampar di Kepulauan Fiji, Pasifik Selatan. Dalam sebuah pertunjukan di American Museum, ikan duyung Fiji pun dipertontonkan.
Sosoknya jauh dari gambaran seorang wanita cantik, melainkan bangkai kering seekor kera berbadan ikan. Dari penelitian museum tersebut, ternyata ikan duyung Fiji adalah tipuan belaka yang sesungguhnya adalah bangkai kera yang dimumi melalui teknik taksidermi (ilmu mengeringkan bangkai binatang).
Dengan cara dijahit kedua spesies itu disatukan membentuk putri duyung, dimana bagian atas kera & ke bawah tubuh ikan. Putri duyung Fiji dibuat sekitar tahun 1810 oleh nelayan Jepang untuk keperluan upacara keagamaan, sekaligus seni tradisional nelayan Jepang.
5. Archaeraptor

Archaeoraptor liaoningensis pertama kali dipublikasikan dalam majalah National Geographic 1999. Melalui sebuah artikel yang ditulis Christopher Sloan, fosil ini dinyatakan sebagai mata rantai yang hilang antara burung dan dinosaurus theropod yang benar-benar bisa terbang.
Sebelum National Geographic mempublikasikan, telah banyak yang meragukan keotentikan fosil ini. Tak pelak menjadi skandal ketika sebuah studi sains membuktikan fosil dari Cina ini palsu, karena dibentuk dari bagian-bagian fosil beberapa binatang dengan spesies yang berbeda.
Zonghe Zhou, seorang paleontolog Cina, menemukan kepala dan badan bagian atas milik spesimen fosil burung primitif Yanornis, bagian ekor milik Microraptor, sedangkan tungkai dan telapak kaki milik hewan yang belum diketahui.
6. Turk, Robot Pecatur

Turk mekanis atau robot pecatur adalah mesin permainan catur yg dirancang dan ditemukan pada 1770 oleh Wolfgang von Kempelen, seorang insinyur Hongaria. Mesin ini sepertinya mampu bermain catur melawan manusia. Selama hampir 84 tahun Turk mengelilingi Eropa & Amerika Serikat untuk menunjukkan kemampuannya mengalahkan lawan-lawannya. Tak kurang dari negarawan sekelas Napoleon Bonaparte dan Benjamin Frankin bertekuk lutut mengakui kehebatan pecatur robot ini.
Kebohongan mulai terungkap pada 1820-an ketika Edgar Allan Poe berhasil membuktikan bahwa seorang master catur bertubuh kecil telah disembunyikan sebagai operator di dalam mesin catur tersebut.
7. Pohon Upas

Sebuah berita dipublikasikan dalam London Magazine pada tahun 1783 oleh seorang ahli bedah Belanda bernama Foersch. Ia menyebutkan keberadaan sebuah pohon di Pulau Jawa yang sangat beracun dan dapat membunuh apapun dalam radius 15 mil. Pada mulanya hanya sebuah legenda.
Pada tahun 1791 Erasmus Darwin menulisnya dalam catatan sebuah puisi, ”Ada sebuah pohon beracun di Pulau Jawa, lewat perantaraan udara telah memusnahkan desa tersebut... dalam daerah 12 atau 14 mil permukaan tanah jadi gersang dan berbatu, di sana sini dipenuhi tengkorak manusia dan binatang."
Pohon upas memang ada di Indonesia, walaupun tak berpotensi mematikan seperti disebutkan dalam legenda. Getah pohon ini memang mengandung racun, oleh penduduk setempat digunakan sebagai senjata pada ujung anak panah.
8. Hilangnya Gen Pirang

Isu hilangnya gen rambut pirang secara periodik muncul sejak 1865, versi terbaru muncul lagi pada 2002 ketika BBC dan media lain melaporkan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para pakar menyatakan, orang yang berambut pirang akan punah pada tahun 2202.
Klaim ini berdasarkan pada interpretasi sifat resesif dalam ilmu genetika. Namun WHO membantah lewat laporannya di The New York Time, lembaga ini tak memiliki pengetahuan tentang studi ini, kemudian WHO secara resmi mengkonfirmasi bahwa cerita ini bohong.
Langganan:
Postingan (Atom)
